KANIBAL

KANIBAL

Oleh: Arif Sujoko*)

Tulisan ini saya beri judul “Kanibal” persis mengikuti judul tulisan Antuji H. Masroh yang saya baca di Radar Kediri (Jawa Pos Grup) Edisi Minggu 10 Juni 2007. Tanggalnya memang sudah lama, kurang lebih tiga tahun yang lalu, tetapi isi tulisannya akan tetap relevan sampai kapan saja.

Siapapun Anda, ketika membaca kata “kanibal” hampir pasti akan mengkonotasikannya dengan hal yang mengerikan yaitu pemangsaan. Memang makna kanibal ya seperti itu, kalau mau versi resmi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kanibal diartikan sebagai 1 orang yg suka makan daging manusia; pemakan daging sejenis; 2 binatang yg suka membunuh dan memakan daging binatang lain yg sejenis; 3 ternak yg suka menggigit atau mematuki temannya sampai luka.

Tetapi kanibal yang satu ini adalah kanibal yang disebabkan oleh perkara yang sering diabaikan yaitu mengkonsumsi air yang tidak mencukupi kebutuhan tubuh. Lho… bagaimana hal ini bisa menyebabkan kanibal?

Jawabannya silahkan dibaca kutipan tulisan dalam Radar Kediri ini, “Tahu belum bro? Sekitar 80 % tubuh manusia terdiri dari air. Sebagian organ tubuh, bahkan wajib memiliki kadar air di atas 80 %. Di antaranya adalah otak dan darah.

Otak men…, kudu punya komponen air sebanyak 90 %! Darah, malah harus punya kadar air 95 %! Itu belum organ – organ lain lho…kayak hati dan jantung. Untuk memenuhinya, sesuai penelitian, jatah minum manusia paling sedikit adalah 2 liter per hari! Atawa, sekitar 8 gelas dari subuh hingga menjelang tidur.

Exactly, air diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar sepanjang hari dari tubuh kita friends. Lewat air seni kek, keringat-lah, pernapasan juga sekresi. So, apa yang terjadi bila kita meminum air kurang dari kebutuhan itu?

Tubuh sich ga akan kering. Tapi gini bro, karena di dalam tubuh gak ada mata air, tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya? Dengan jalan ’mengkanibal’ atau menyedot air dari komponen tubuh itu sendiri. Tentunya, yang banyak kandungan airnya.

Dari otak? Terus otak jadi garing gitu! Belum sampai segitunya sich…Tetapi yang akan dikanibal terlebih dulu adalah air dalam darah! Akibatnya? Darah yang terkanibal airnya, akan menjadi kental. Persis cat yang kurang tiner gitu!

Bisa ditebak, akibat pengentalan, perjalanan darah akan seret. Tidak selancar darah yang kadar airnya normal. Apalagi, saat melewati ginjal. Tukang saring (ginjal) itu akan bekerja extra keras menyaring darah.

Parahnya, saringan dalam ginjal tuh halus banget lho. So, darah yang kental bisa membuat saringannya sobek – sobek, sobek – sobek! Kalau udah gitu tuh, air seni menjadi kemerahan. Alias tanda bocornya saringan ginjal, hiiii…

Bila dibiarkan, kocek Rp. 400 ribu perminggu bakal melayang buat cuci darah doank. Belum lagi jika canibalizedblood tadi udah mengalir lewat otak. Otak bakalan ga bisa encer lagi!

Sebabnya, sel – sel otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen dalam darah. Lambatnya aliran darah bikin sel – sel otak cepet mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Cape deh…!

Itu belum jika darah kental itu udah masuk jantung yang sakit – sakitan lho. Kerja jantung makin empot – empotan aja tuh. Pastinya, dewa pencabut nyawa (istilah ini tidak layak untuk seorang muslim – pen) bernama stroke bakalan cepet banget datangnya.

So, sekarang tinggal dua pilihan. Minum minimal delapan gelas sehari or keenceran darah, otak, ginjal, jantung, uang dan kenyamanan hidup anda akan terkanibal sia – sia.”

Begitu teks tersebut lengkapnya, sebelumnya saya sudah sangat memahami bahwa kebutuhan minum minimal kita adalah 8 gelas perhari, tetapi saya tidak pernah mendapatkan informasi begitu mengerikannya akibat yang ditimbulkan dari kurang minum ini.

Bagaimana dengan Anda?

*) Alumni APS Tahun 2003

Tinggal di Bogor

~ oleh alumniaps pada Juli 8, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: